Tidaklah mudah kita bisa mengenali seorang programmer yang baik (mampu). Pengalaman yang terdapat dalam CV hanya terbatas, karena seorang programmer yang baik tidak selalu memiliki pengalaman yang secara resmi bisa digunakan untuk menunjukkan bahwa mereka memuaskan. Kenyataanya, banyak dari pengalaman dalam CV bisa salah. Untuk memastikan seorang programmer itu mampu, tidak harus lewat CV.
Saya jadi meragukan diri saya sebagai seorang programmer yang baik. Dalam beberapa tahun lalu, saya menyisakan waktu di bagian bisnis yang lain, memilah CV-CV para tenaga IT yang melamar untuk suatu project, wawancara, dll. Sangat berterima kasih, saya mulai berpikir bahwa saya memiliki sedikit pengalaman dalam mengenali programmer yang baik dan saya ingin membaginya, dengan harapan bisa membantu para ‘pebisnis lain’ untuk mengenali programmer yang baik.
Dan, siapa tahu, mungkin beberapa programmer yang memiliki potensi bagus tapi belum secara nyata engeksploitasikannya bisa juga mengetahui dan memahami apa yang diperlukan untuk menjadi seorang programmer yang baik.
Paul Graham dalam artikelnya, "The 18 mistakes that kill startups" memberikan pendapat:
…what killed most of the startups in the e-commerce business back in the 90s, it was bad programmers. A lot of those companies were started by business guys who thought the way startups worked was that you had some clever idea and then hired programmers to implement it. That’s actually much harder than it sounds—almost impossibly hard in fact—because business guys can’t tell which are the good programmers. They don’t even get a shot at the best ones, because no one really good wants a job implementing the vision of a business guy.
In practice what happens is that the business guys choose people they think are good programmers (it says here on his resume that he’s a Microsoft Certified Developer) but who aren’t. Then they’re mystified to find that their startup lumbers along like a World War II bomber while their competitors scream past like jet fighters. This kind of startup is in the same position as a big company, but without the advantages.
So how do you pick good programmers if you’re not a programmer? I don’t think there’s an answer. I was about to say you’d have to find a good programmer to help you hire people. But if you can’t recognize good programmers, how would you even do that?
Saya kurang setuju dengan Om Graham dalam hal ini. Saya berpikir masih ada indikator yang lebih kuat untuk menentukan seorang programmer yang baik (dan, sebaliknya, indikator yang kuat dari “Seorang programmer yang kurang-baik”) dan juga seorang pebisnis bisa mengenalinya. Saya akan merangkumkan beberapa indikator kunci dan indikator lawannya dalam daftar berikut.
Read More…